Eksekusi Tertunda PN .Surabaya Di Demo BNPM Dan IKAMA

Surabaya, warnakotanews.com
Ketegangan mewarnai unjuk rasa ratusan orang di Pengadilan Negeri Surabaya ,Kamis ,( 27 Juli 2023 ).

Masa pengunjuk rasa menuntut pengadilan negeri Surabaya untuk segera melakukan Eksekusi terhadap lahan seluas 2000 Meter persegi di Jalan HR Muhammad nomor 45 Surabaya.

Pihak pemohon Eksekusi ats nama Samuin Mengklaim, dalam kasus sengketa tanah ini pihaknya telah menang berkekuatan hukum tetap hingga sidang bnding di pengadilan Tinggi.

Pihaknya juga telah mengajukan eksekusi tanah yang disengketakan pada tahun 2020,
Dan pengadilan negeri Surabaya menetapkan untuk melakukan eksekusi pada tanggal 27 Juli 2023 hari ini.

Namun ternyata ditunda karena ada perlawann dari pihk termohon eksekusi atas nama Haryati dan Notaris Sumaarsono,sehingga pada 25 Juli 2023 PN Surabaya mengeluarkan Penangguhan Eksekusi

Ratusan orang dari pihak pemohon datang mendesak PN Surabaya untuk Segera mengeksekusi obyek yang disengketakan .

Dari beberapa perwakilan untuk menemui Ketua Pengadilan dan Panitra agar menjelasan Penundaan Eksekusi

Menurut Ahmad Zaini, SH selaku kuasa hukum mengatakan Kasus ini sebetulnya sudah selesai memiliki kekuatan hukum tetap dari pihak pemilik tanah yang lama untuk diserahkan kepada kami tingkat pertama kita menang dan pengadilan tinggi banding kita menang., setelah itu pihak tergugat tidak mengajukan upaya hukum kasasi sehingga inkrah tahun 2017 kitapun sudah mengajukan proses eksekusi sampai tahun 2020,

Bahwa tanah di HR Muhammad no 45 harus diserahkan dalam keadaan kosong obyek itu sudah berdiri bangunan ternyata mulai tahun 2018 sampai sekarang .

Pengadilan sudah melakukan teguran untuk menyerahkan sukarela ,kami ditetapkan PN Surabaya untuk hari ini 27 Juli 2023 dan ternyata pihak tergugat mengajukan perlawanan dan tgl 25 keluar penangguhan eksekusi. eksekusi harus dijalankan. samuin pengaju termohon Bu Hartati dan notaris pak Sumarsono yang sekarang melakukan perlawanan saat ini Budi said. Ujarnya

Sementara pihak pengadilan negeri Surabaya sendiri harus melakukan penangguhan eksekusi karena adanya bantahan dari pihak ketiga dalam sengketa tanah, Sehingga Majelis hakim dipengadilan negeri Surabaya harus menyidangkan bantahan tersebut hingga keluar putusan.

Aksi unjuk rasa ratusan orang terkait eksrkusi tanah ini mendapatkan pengamanan ketat dari pihak kepolisian , kawat berduri juga dipasang didelan pengadilan negeri Surabaya untuk mencegah aksi aksi yang tidak diinginkan dari pengunjuk rasa.*rhy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *