Pembawa Pil Extasi Yang Dibungkus Bekas Bungkus Snack Disidangkan

Surabaya ,Warnakotanews.com
Jaksa Penuntut Umum Hajita Cahyu SH  Kejari Perak Surabaya membacakan Tuntutan terdakwa Salmin Ali Bin Madi ( 33) warga Jalan . Ampel Melati I No. 48 tetapi kost di Jalan Petemon Barat
No. 220 Surabaya.

Menuntut Supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ketapang yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan:
Menyatakan Terdakwa Salmin Ali Bin Madi, terbukti secara sah dan
meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “permufakatan jahat tanpa penjual, membeli Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,
hak atau melawan hukum
sebagaimana diatur dan diancam
sebagaimana dalam Dakwaan Kesatu Penuntut Umum.

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Salmin Ali Bin Madi I dengan pidana penjara selama 6 (enam) tahun 6 (enam) bulan dan Pidana denda sebesar Rp.1.000.000.000,- (satu
miliar) subsidiair 6 (enam) bulan penjara.

Menetapkan masa penahanan yang dijalani oleh terdakwa dikurangkan seluruhnya dari lamanya pidana yang
dijatuhkan. Memerintahkan terdakwa tetap berada dalam Rumah Tahanan Negara.

Sementara Melalui kuasa hukum terdakwa Ronni Bahmari, S.H
dari Lembaga Bantuan Hukum Wira Negara Akbar M. Zainal Arifin, S.H., M.H menyampaikan, dengan pembelaannya , Mohon keringanan hukuman , terdakwa sudah mengakui kesalahannya dan menyesali perbuatannya, apalagi terdakwa tidak berbelit belit dalam memberikan keterangan dipersidangan, terdakwa belum pernah dihukum ., Ungkap Kuasa hukum dari LBH Wira Negara.

Diketahui pada surat tuntutan
Nomor Register Perkara :PDM-1555/05/2023,
Terdakwa Salmin Ali Bin Madi melakukan permufakatan jahat
yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, mnenjual, membeli, menerima, menjadi
perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I, secara ranjau ,

Dengan cara sebagai berikut:
Bermula pada waktu sebagaimana tersebut diatas, sekitar pukul 14.00 WIB Terdakwa SALMIN ALI BIN
MADI BIN ALI SALMIN BIN MADI mendatangi Saksi ABDUR ROHMAN BIN SUGITO yang sedang
berada di rumahnya kemudian menyuruh Saksi ABDUR ROHMAN BIN SUGITO untuk membeli Narkotika
jenis Pil Extacy sebesar Rp.22. 000.000 (dua puluh dua juta rupiah) dengan menggunakan uang Terdakwa
SALMIN ALI BIN MADI BIN ALI SALMIN BIN MADI. Selanjutnya Saksi ABDUR ROHMAN BIN
SUGITO langsung memesan Narkotika jenis Pil Extacy .

Setelah disepakati pembelian dengan sistem ranjau didaerah JL Sencaki Surabaya dan pembayaran melalui transfer. Selanjutnya, Saksi ABDUR ROHMAN BIN SUGITO langsung mentransfer dengan menggunakan M-BANKING kepada Sdr. YUNUS dan mengambil Narkotika jenis Pil Extacy yang diranjau tersebut.

Selanjutnya Saksi ABDUR ROHMAN BIN SUGITO
membawa Narkotika jenis Pil Extacy tersebut yang dibungkus dalam bungkus bekas snack ke rumahnya yang
terletak di Kos JL. Karang Asem XI No.2 Kel. Ploso Kec. Tambak Sari Surabaya.
Selanjutnya, Terdakwa
SALMIN ALI BIN MADI BIN ALI SALMIN BIN MADI diberi tahu Saksi ABDUR ROHMAN BIN
SUGITO bahwa Narkotika jenis Pil Extacy tersebut sudah ada dan menyuruh Saksi ABDUR ROHMAN BIN
SUGITO untuk menyimpannya terlebih dahulu.
Atas perbuatannya terdakwa di jerat pasal 114 ayat (1) KUHP UU narkotika nomer 35 tahun 2009 .* Rhy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *