Polda Panggil Saksi Kasus Oknum Advokat Moses Dilaporkan Dugaan Tipu Gelap Oleh Mantan Kliennya

 

Surabaya ,Warnakotanews.com
Penyidik Subdit II Hardabangtah Ditreskrimum Polda Jatim yang menangani Laporan Polisi Mety Oesman (59)warga Jalan Manyar Tirtomoyo Surabaya , tentang dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan senilai Rp 470.500.000 dengan terlapor mantan Kuasa Hukumnya, Hendrianto Udjari alias Moses Henry dkk pada pekan depan akan memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan..

Informasi ini disampaikan pelapor Mety Oesman kepada awak media, Jumat 5 Mei 2023. Nenek 4 cucu ini memastikan dirinya telah menerima surat dari pihak Penyidik Subdit II Hardabangtah Ditreskrimum Polda Jatim, perihal undangan wawancara klarifikasi perkara atas nama Siti Nuryati, Engelbert Kastanya alias Berty dan Budi.

“Mereka minggu depan diperiksa bergantian mulai hari Senin-Rabu, 8-10 Mei 2023. Puji Tuhan, sampai sekarang para saksi tersebut menyatakan bersedia untuk memberikan keterangan. Bahkan Berty rela datang dari Ambon,” ucapnya.

Mety mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang menangani perkaranya ini karena ia merasa laporannya telah ditindaklanjuti dengan baik dan cepat.

“Semoga saya mendapat keadilan dan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban,” harapnya.

Ia menyatakan tidak gentar dan siap menghadapi proses hukum atas pengaduan Moses dkk di Ditreskrimsus Polda Jatim dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui media sosial Tiktok.

Sebab Mety menganggap apa yang dia sampaikan di Tiktok itu bukan hoaks. Pasalnya, dirinya memang merasa dirugikan hingga ratusan juta rupiah oleh Moses Henry dkk, termasuk mantan menantunya, Hendra Anggono.

“Moses sudah saya laporkan ke Polda Jatim, sedangkan Hendra ke Polsek Mulyorejo. Semua laporan saya itu tentang dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang saat ini masih berproses. Jadi sebenarnya saya ini posisinya sebagai korban,” tegasnya.

Sementara , terlapor Moses dikonfirmasi melalui hpnya dengan nomer 08133 XXXXX terkait pemanggilan sebagai saksi di Polda Jatim ,mengatakan,” Tidak ada pemanggilan di Polda Jatim , bagaimana bisa memanggil saya. Saya kan Advokat seharusnya melalui Organisasi dulu, makanya laporan Metu terhadap saya itu Sumir.

Seharusnya melalui prosedur , saya harus disomasi dulu ,setelah itu dilaporkan ke organisasi kalau terbukti baru ke Polda Jatim .

Terkait tuduhan uang Rp 470 juta itu tidak benar , yang benar itu 450 juta tetapi itu adalah uang terkait 3 perkara yang saya tangani, dan itu udah kita kembalikan 200 juta sisanya 250 juta merupakan hak kita, kalau memang itu mau diminta tetap kita kembalikan , somasi saya, baru saya kembalikan , anggap aja dia makan hasil keringat saya.

Sementara Mety juga saya laporkan ke Polda Jatim atas pencemaran nama. Baik saya sebagai Advokat juga pendeta. Malah saya di jelek jelekan melalui jemaat saya, dan di tiktok serta di media sosial terhadap pemberitaan saya, atas laporan saya di Polda Jatim kita tetap mematuhi prosedur hukum , ujar Moses pada wartawan.* Rhy

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *