Beli Sabu Uang Patungan berujung Pidana .

Surabaya ,Warnakotanews.com

Sidang Narkotika Nomor Perkara 311/Pid.Sus/2023/PN Sby. Yang digelar di ruang Sidang Garuda 1 yang di ketuai Majelis Hakim SUSWANTI, S.H., M.Hum., dan dua anggotanya,
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (13/02/2023).

Sidang awal beragendakan Pembacaan Surat Dakwaan
Jaksa Penuntut Umum Uwais Deffa I Qorni, S.H., M.H. Pembacaan Surat Dakwaan dilimpahkan dan dibacakan Jaksa Parlindungan Tua,S.H., dari Kejaksaan Tanjung Perak .

Dalam sidang Teleconference terdakwa Mochamad Pauji alias Uzi bin Rifa’i yang didampingi oleh Penasihat Hukum terdakwa Drs. Victor Sinaga,S.H dari LBH Rumah Keadilan Masyarakat.

Dalam dakwaan pertama dan yang kedua terdakwa Mochamad Pauji alias Uzi bin Rifa’i pada hari Selasa tanggal 06 Desember 2022 sekira jam 18.30 wib, bertempat di daerah Jalan Jatipurwo Surabaya, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, yang dilakukan oleh terdakwa pada hari Selasa Tanggal 06 Desember 2022 sekira jam 18.30 Wib terdakwa Mochamad Pauji alias Uzi bin Rifa’i sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio GT No.Pol W-5330-CP warna merah hitam milik sdr.Febri (DPO) untuk mendatangi sdr.Cak (DPO) di daerah Jalan Jatipurwo, Surabaya untuk membeli barang yang diduga merupakan narkotika jenis sabu dengan harga sebesar Rp.150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) yang merupakan uang patungan antara terdakwa dengan Febri (DPO) dengan masing masing sebesar Rp.75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) setelah berhasil mendapatkan barang tersebut terdakwa langsung bergegas pergi meninggalkan tempat tersebut, yang mana maksud dan tujuan terdakwa untuk mendapatkan barang yang diduga merupakan narkotika jenis sabu tersebut untuk dikonsumsi bersama-sama dengan Febri di warung “Dua-dua” Jalan Tambak Asri Surabaya .

Masih pada waktu yang sama sekira jam 19.00 wib pada saat terdakwa dalam perjalanan untuk menuju ke tempat Febri (DPO), kemudian saksi Zanu Prasetyo dan saksi Suprapto yang sebelumnya telah mendapatkan informasi dari masyarakat langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa Mochamad Pauji alias Uzi bin Rifa’i bertempat di Perempatan Traffic Light Jl.Sultan Iskandar Muda, Surabaya .

kemudian melanjutkan dengan melakukan penggeledahan, setelah melakukan penggeledahan didapatkan barang berupa 1 (satu) buah klip plastik yang didalamnya diduga berisikan narkotika jenis sabu yang ditemukan di genggaman tangan kiri terdakwa ada barang berupa 1 (satu) buah klip yang di dalamnya diduga berisikan narkotika jenis sabu .

Dilakukan pemeriksaan oleh Laboratorium Forensik Polri Cabang Surabaya pada hari Rabu Tanggal 14 Desember 2022 berdasarkan Berita Acara Pemriksaan Laboratoris Kriminalistik No. Lab : 06177/NNF/2022 atas nama terdakwa Mochamad Pauji alias Uzi bin Rifa’i yang ditandatangani oleh Imam Mukti, S.Si, M.Si, Apt., Titin Ernawati, S.Farm., Apt, Rendy Dwi Marta Cahya, ST, selaku pemeriksa menerangkan dalam kesimpulannya bahwa barang bukti:
No. :23905/2022/NNF,- : berupa 1 (satu) kantong plastik berisikan kristal warna putih degan berat netto sekitar 0,070 gram tersebut di atas adalah benar kristal metamfetamina terdaftar dalam golongan I nomor urut 61 Lampiran 1 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika;
Sisa pemeriksaan labfor yang dikembalikan dan menjadi barang bukti nomor 23905/2022/NNF,- :seperti tersebut dalam (I) dikembalikan dengan berat netto 0,050 gram;
Bahwa perbuatan terdakwa dalam menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I tersebut dilakukan tanpa izin dari pihak tang berwenang serta tidak digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maupun tidak digunakan sebagai reagensia atau reagensia laboratorium

Perbuatan terdakwa tersebut, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dari dakwaan Satu dan dua tersebut di atas adalah benar kristal metamfetamina terdaftar dalam golongan I nomor urut 61 Lampiran 1 Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Perbuatan terdakwa tersebut, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika * Rhy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *