Dua Terdakwa Narkoba Yudha Prasetya dan Bagus Kurniawan Dituntut Jaksa 5 Tahun Penjara

 

Surabaya,Warnakotanews.com
Sidang lanjutan perkara Narkotika nomor 2696/Pid.Sus/2022/ PN.Sby. Terdakwa Yudha Prasetya dan Bagus Kurniawan, Sidang digelar di ruang Garuda1 Pengadilan Negeri (PN), Surabaya . Yang beragendakan Tuntutan, Kamis (12/01/2023) .

Surat Tuntutan di bacakan oleh Suparlan Hadiyanti,SH Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dari kejaksaan Negeri Surabaya . Dan diketuai Majelis Hakim Sudar, S.H., M.Hum.

Menyatakan bahwa terdakwa 1.I.Yudha Prasetya dan Bagus Kurniawan, dengan Terdakwa II. Bagus Kurniawan Als. Abas terbukti bersalah melakukan tindak pidana yang bermufakat jahat menjual, membeli, menerima, atau menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika golongan I bukan tanaman dilakukan tanpa memiliki ijin atau dokumen yang sah dari pejabat yang berwenang.

Perbuatan para Terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dalam dakwaa JPU .

Menjatuhkan Pidana terhadap Terdawka I.Yudha Prasetya Teradkwa II.Bagus Kurniawan Als Abas dengan Pidana Penjara yang masing-masing selama 5 (lima) tahun, dikurangi selama terdakwa didalam tahanan dengan perintah supaya para terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar Rp. 1.500.000.00
( Satu Meliar lima Ratus Juta Rupiah ), subsider 3 (tiga) bulan penjara .

Menyatakan barang bukti 1 (satu) poket Narkotika jenis sabu dengan berat 0.72 gram beserta pembungkusnya, 1 bungkus rokok gudang garam, 1 ATM BNI, 1 hp Oppo warna hitam kebiruan . Dirampas dan dimusnahkan .

 

Sementara menurut kuasa hukum terdakwa yaitu : Drs Victor a sinaga,SH menerangkan , kita tetap melakukan pembelaan . Walaupun kedua terdakwa sudah menyesali perbuatannya . Hanya kita memohon agar hakim majelis memberikan keringanan putusan . Ujar Victor. A Sinaga SH .

 

Sidang sebelumnya Dakwaan JPU Suparlan H. S.H dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Bahwa Terdakwa I.Yudha Prasetya bersama-sama dengan Terdakwa II. Bagus Kurniawan Als. Abas pada hari Kamis tanggal 22 September 2022 sekitar pukul 19.30 WIB, bertempat di Kost Jl. Raden Paku Ds. Gemurung Gedangan Sidoarjo, sehingga Pengadilan Negeri Sidoarjo berwenang untuk memeriksa dan mengadilinya,

Namun berdasarkan Pasal 84 ayat (2) KUHP karena terdakwa ditahan di Surabaya sehingga Pengadilan Negeri Surabaya berwenang untuk memeriksa dan mengadilinya, yang bermufakat jahat tanpa hak atau melawan hukum menawarkan, untuk dijual, menjual, membeli, menerima, atau menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika golongan I. Perbuatan tersebut dilakukan para Terdakwa

Bahwa pada waktu dan tempat sebagaimana tersebut diatas pada awalnya Sdr. Mas (DPO) memesan 1 (satu) poket Narkotika jenis sabu dengan berat ± 0,72 (nol koma tujuh puluh dua) gram beserta pembungkusnya seharga Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) melalui transfer ke rekening BNI kepada Terdawka I. I.Yudha Prasetya setelah itu ditanyakan kepada Teradkwa II.Bagus Kurniawan Als Abas dan dijawab ada, kemudian Terdakwa I.Yudha Prasetya bersama-sama dengan Terdakwa II.Bagus Kurniawan Als Abas mengambil ranjauan Narkotika jenis sabu tersebut dan setelah mendapatkan Narkotika jenis sabu tersebut dicubit sedikit untuk digunakan para terdakwa dan sisanya dibagi menjadi 2 (dua) poket untuk dibagi masing-masing 1 (satu) poket.

Bahwa pada hari Kamis tanggal 22 September 2022 sekitar pukul 22.30 Wib di depan Indomart Punggul Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo, saksi Maskori Hasan dan saksi Agus Supriyanto yang merupakan anggota Kepolisian Polrestabes Surabaya yang sebelumnya mendapatkan informasi terkait pengedaran Narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh Terdakwa I.Yudha Prasetya bersama-sama dengan Terdakwa II.Bagus Kurniawan Als Abas , selanjutnya anggota kepolisian Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap Terdakwa I. Yudha Prasetya ditemukan 1 (satu) poket Narkotika jenis sabu dengan berat ± 0,72 (nol koma tujuh puluh dua) gram beserta pembungkusnya, 1 (satu bungkus rokok gudang garam, 1 (satu) ATM BNI, 1 (satu) HP Oppo warna hitam dan Terdakwa II. Bagus Kurniawan Als Abas ditemukan 1 (satu) HP Oppo warna hitam.
Bahwa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik No. Lab : 09080/NNF/2022 pada hari Selasa tanggal empat bulan Oktober tahun 2022 setelah dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris Kriminalistik disimpulkan barang bukti milik Terdakwa Yudha Prasetya, DKK dengan nomor :
*19025/2022/NNF, berupa 1 (satu) kantong plastic berisi Kristal warna putih dengan berat Netto ± 0,187 (nol koma seratus delapan puluh tujuh) gram.

* 19025/2022/NNF, seperti tersebut dalam (I) adalah benar kristal Metamfetamina terdaftar dalam golongan I (satu) nomor urut 61 (enam puluh satu) Lampiran I Undang-undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Bahwa perbuatan para terdakwa yang bermufakat jahat menjual, membeli, menerima, atau menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika golongan I bukan tanaman dilakukan tanpa memiliki ijin atau dokumen yang sah dari pejabat yang berwenang.

  1. Perbuatan para Terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang – Undang .* Rhy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *