Tidak Diterimanya Pelimpahan Berkas 5 tersangka Kanjuruhan Di PN Surabaya, Jaksa Kejati Sangat Kecewa

Surabaya,Warnakotanews.com
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya tidak dapat menerima pelimpahan berkas perkara kasus tragedi Kanjuruhan Malang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim.

Tidak diterimanya tersebut dikarenakan pelimpahan berkas perkara harus dilakukan melalui aplikasi Elektronik Berkas Pidana Terpadu (e-Berpadu).

Hal ini membuat kecewa para jaksa yang melimpahkan berkas kasus tersebut dikarenakan tidak adanya sosialisasi kepada Institusinya.

“Pelimpahan ditolak, harusnya disosialisasikan dulu, penyidik aja juga nggak tau,” kata Jaksa Kejati Jatim, Rahmat Hari Basuki saat dikonfirmasi .

Pria yang akrab disapa Hari ini pun sedikit memberikan kritik kepada pihak PN Surabaya agar tidak begitu kaku.

“Harusnya jangan saklaklah,” pintanya.

Terpisah, Humas PN Surabaya, Suparno SH,MHum mengatakan jika pelimpahan berkas Kanjuruhan tidak bis diterima pendaftarannya harus melalui aplikasi e-tetrpadu , untuk antisipasi kita tetap bekerjasama dengan Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya. Ujar Suparno

 

Diketahui, hari ini sedianya pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim akan melimpahkan 5 berkas perkara kasus Kanjuruhan Malang.

Kelima tersangka tersebut adalah,
Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Arema FC AH, Security Officer SS, Komandan Kompi III Brimob Polda Jatim AKP HM, Kabag Ops Polres Malang WSP, dan Kasat Samapta Polres Malang Ajun Komisaris Polisi BSA.

Dalam kasus ini, Tersangka SS dan AH akan didakwa dengan pasal 359 KHUP dan atau pasal 360 KUHP dan atau pasal 103 ayat (1) Jo pasal 52 UU RI no 11 tahun 2022 tentang Keolahragaan. Sedangkan WSP, BSA dan HM dari Anggota Polri didakwa dengan pasal 359 KUHP dan atau pasal 360 KUHP.

Pelimpahan berkas perkara tragedi Kanjuruhan Malang ke PN Surabaya ini berdasarkan Putusan Mahkamah Agung No 355/KMA/SK/XII/2022 tanggal 15 Desember 2022..* Rhy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *