SURABAYA ,warnakotanews com
TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan penyelundupan berskala besar berupa 1,4 juta batang rokok ilegal dan 9 ton pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Selain itu, petugas juga menyita puluhan botol minuman keras (miras) jenis moke ilegal asal Nusa Tenggara Timur (NTT).Pangkoarmada RI, Laksamana Madya TNI dr. Denih Hendarta, menyampaikan bahwa rentetan pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan negara dari kerugian sebesar Rp1.814.723.730.”Nilai tersebut merupakan perkiraan awal berdasarkan hasil pemeriksaan dan perhitungan sementara,” ungkap Denih saat merilis barang bukti di Surabaya, Selasa (22/9/2026) siang.

Kronologi Operasi PenggagalanOperasi penindakan ini dilakukan dalam dua waktu berbeda oleh tim gabungan TNI AL:12 September 2026: Denintel Kodamar V mencegat satu unit truk di Surabaya yang mengangkut miras jenis moke tanpa dokumen dari NTT.

Petugas menyita 38 botol ukuran 600 ml, 30 botol ukuran 1,5 liter, 16 jerigen ukuran 5 liter, dan 19 jerigen ukuran 30 liter. Satu sopir dan dua penumpang turut diamankan.14 September 2026: Denintel Kodamar V bersama Intelijen dan Denpom Lanal Batuporon bergerak ke Bangkalan.

Di lokasi ini, petugas mengamankan 14 kendaraan pengangkut rokok tanpa cukai dan pupuk subsidi.Rincian Barang Bukti dan Kerugian NegaraDari operasi di Bangkalan, petugas menyita total 1.429.580 batang rokok dari 58 merek berbeda, dengan rincian 6.715 slop rokok tanpa cukai dan 154 slop rokok dengan cukai yang tidak sesuai peruntukan.Tak hanya itu, TNI AL juga menyita 180 karung pupuk bersubsidi jenis Urea dan NPK Phonska dengan berat total 9 ton.Berikut perkiraan rincian kerugian negara yang berhasil diselamatkan:Rokok Ilegal: Rp1.726.883.730Pupuk Subsidi: Rp87.840.000TNI AL menegaskan penindakan ini dilakukan untuk menjaga tata niaga operasional logistik nasional sekaligus melindungi masyarakat dari dampak barang ilegal.

Kasus ini kini tengah memasuki tahap verifikasi dan pendalaman lebih lanjut bersama instansi terkait.* red

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *