Beri Layanan Bantuan Hukum, LBH Wira Negara Akbar Teken MoU dengan Rutan Kelas 1 Surabaya

Surabaya, warnakotanews.com
Membantu memberikan pendampingan hukum bagi warga yang tidak mampu, kali ini inovasi demi inovasi digulirkan oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Wira Negara Akbar, Pasalnya Lembaga tersebut menggandeng Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas 1 Surabaya untuk melakukan kerjasama.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Wira Negara Akbar Nunung Zubaidah dengan Kepala Rutan Klas 1 Surabaya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho, A.Md. IP., S.H., M.Si yang berlangsung di aula Rutan Klas 1 Surabaya, Rabu (6/3/2024), Jalan Letjen Sutoyo Medaeng, Kec. Waru, Kab. Sidoarjo.

Ditemui usai penandatangan MoU, Nunung Zubaidah didampingi Kadiv Yankum dan HAM Lembaga Bantuan Hukum Wira Negara Akbar M. Zainal Arifin, S.H., M.H tersebut mengatakan, penandatangan MoU tersebut bertujuan guna memberikan layanan Penyuluhan Hukum dan pemberian Bantuan Hukum kepada sekelompok tahanan miskin yang menghadapi permasalahan hukum.
“Masyarakat yang berurusan dengan masalah hukum sampai di tahan di rutan tidak semuanya memiliki kemampuan secara ekonomi maupun paham proses hukum, maka dari itu kami hadir untuk memberi bantuan hukum bagi yang tidak mampu,”kata Nunung sembari tersenyum.

Nunung menambahkan, bentuk kerjasama ini sebagai dasar legalitas agar lebih bisa membantu proses hukum bagi masyarakat secara sukarela dan penandatanganan Kerjasama ini juga diikuti oleh LBH Lacak, LBH Surabaya, LBH Orbit, LBH Legundi dan LBH Taruna dan stake holder lainnya dari Pendidikan ( UNESA Prodi Ilmu Hukum ), Kesehatan dan Keagamaan.

Sementara itu, Kepala Rutan Klas 1 Surabaya Wahyu Hendrajati Setyo Nugroho, A.Md. IP., S.H., M.Si menyampaikan rasa terimakasih dan berharap kedepan para Lembaga Bantuan Hukum yang sudah bekerja sama dengan Rutan Kelas I Surabaya nantinya dapat memberi bantuan hukum secara optimal terhadap para tahanan nantinya.* Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *