Gak Bahaya Tah?, Saksi Beragama Islam Tidak Disumpah dengan Al-Quran di PN Surabaya

Surbaya, warnakotanewd.com
Ada pemandangan tak lazim pada suatu persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Penyebabnya, ada saksi beragama Islam yang hendak memberikan keterangan di persidangan disumpah tanpa kitab suci Al-Quran yang mana biasanya ditaruh di atas kepala saksi, meski waktu itu Al-Quran terlihat di meja Hakim.

Kejadian nyeleneh ini terjadi pada saat persidangan perkara penipuan dan atau penggelapan dalam jabatan yang menjerat Terdakwa Fathul Alim, eks pegawai perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor atau leasing di ruang sidang Garuda 2, Kamis (23/11/2023).

Saksi Riris dan temannya yang juga beragama Islam terlihat bersumpah tanpa diletakkan kitab suci Al-Quran di atas kepalanya. Mereka berdua mengucap sumpah secara bersamaan dipimpin dan diarahkan oleh Hakim Ketua Damanik.

“Saya bersumpah sebagai saksi akan menerangkan yang benar, tidak lain dari yang sebenarnya,” kata Riris dan temannya mengikuti ucapan Hakim Ketua Damanik.

Padahal saksi atau kesaksian seseorang di persidangan adalah sebagai alat bukti sumpah diatur dalam Pasal 155, 156, 157, 158, dan 177 HIR.

Terpisah, Koordinator Penghubung Komisi Yudisial (KY) Jatim, Dizar Al-Farizi, Jumat (24/11/2023), berpendapat di dalam KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) memang tidak disebutkan tata cara penggunaan Al Qur’an dalam sumpah.

Namun menurutnya, pelaksanaan tata cara penyumpahan disesuaikan dengan agama dan keyakinan masing-masing.

“Bilamana ada kejanggalan dalam proses persidangan, dipersilakan untuk membuat laporan resmi. Terimakasih,” harapnya menutup perbincangan.

hingga berita ini naik pihak humas pn belum bisa dikonfirmasi.* red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *