Kasir PT. Ciwipaint Global Indonesia jadi Pesakitan

Surabaya, Warnakotanews.com
Sidang awal Perkara Penggelapan Perkara 1983/Pid.B/2023/PN Sby. Terdakwa Elly Indrawati, Sidang diketuai Majelis Hakim Sutrisno, S.H.,M.H. Sidang awal pembacaan surat Dakwaan, yang digelar diruang Sari 3 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (16/10/2023).

Surat dakwaan Terdakwa Elly Indrawati dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Estik Dilla Rahmawati,S.H, dari Kejaksaan Tanjung Perak.
“Bahwa terdakwa sebagai karyawan di PT. Ciwipaint Global Indonesia pada bagian kasir, mempergunakan uang perusahaan bukan untuk kepentingan operasional dengan cara melakukan transfer sejumlah dana sejak bulan Mei 2022 dari Rekening BCA Nomor 4631985666 an Tio Siu Jiang ke Rekening Tahapan Xpresi Bank BCA 4630141287 an Ahmad Chandra, selain itu melakukan penarikan baik secara tunai maupun debit atau mbanking bukan untuk peruntukkan perusahaan. Bahwa akibat perbuatan terdakwa, PT. Ciwipaint Global Indonesia mengalami kerugian sebesar Rp.128.085.000,- (seratus dua puluh delapan juta delapan puluh lima ribu rupiah). Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 374 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Dan juga sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 372 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP”, tutur JPU.

Dakwaan Pertama; Bahwa ia Terdakwa Elly Indrawati, pada tanggal 31 Oktober 2020 durasi waktu jam 21.29 Wib s/d jam 22.30 Wib, atau setidak- tidaknya pada waktu yang tidak dapat diingat lagi yang terjadi pada tahun 2022, bertempat di area gudang material yang berada dalam Kantor Depo PT. Indra Jaya Swastika yang beralamat di Jalan Raya Kalianak Barat PT.57A Surabaya, “jika antara beberapa perbuatan, meskipun masing- masing merupakan kejahatan, ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang yang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu”, yang dilakukan oleh terdakwa dengan cara sebagai berikut:
Bahwa terdakwa Elly Indrawati merupakan karyawan di PT. Ciwipaint Global Indonesia pada bagian kasir dengan dasar Surat Perjanjian Kerja Karyawan Nomor:002/HRD-PK/XII/2010 tanggal 01 Desember 2010 atas nama Elly Indrawati, dengan rincian gaji yang diperoleh:
Gaji pokok Rp.3.000.000,- (tiga juta rupiah); Uang makan Rp.25.000,- (dua puluh lima ribu rupiah)/hari; Uang jabatan Rp.750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)/bulan; Uang masa kerja Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah)/bulan; Uang premi Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah)/bulan.

Bahwa terdakwa Elly Indrawati bertanggungjawab sebagai pengelola dan pengatur pengeluaran uang kas PT. Ciwipaint Global Indonesia yang ada di Rekening BCA Nomor 4631985666 an Tio Siu Jiang serta membuat pembukuan atas transaksi yang dilakukan. Atas sumber dana yang berada di Rekening BCA tersebut berasal dari saksi IR. Ernie Gonawan sebagai Direktur Utama dengan cara transfer ke Rekening BCA Nomor 4631985666 an Tio Siu Jiang.

Terdakwa pada bagian kasir membawa kartu ATM dan buku tabungan tahapan BCA an Tio Siu Jiang, S.E, sehingga untuk pengeluaran dana dilakukan dengan cara mengoperasionalkan M-Banking atau memakai kartu ATM yang atas seluruh penguasaan tersebut ada pada diri terdakwa.
Bahwa SOP dari PT. Ciwipaint Global Indonesia untuk mekanisme pengelolaan dan pengeluaran uang kas yaitu:
Karyawan yang membutuhkan uang untuk kepentingan perusahaan misalkan pembelian bahan bakar, pembayaran tagihan, pembelian barang-barang dan-lain lain menghubungi Terdakwa.

Terdakwa kemudian mengeluarkan sejumlah uang sesuai nominal yang dibutuhkan dari kas yang ada di Rekening BCA Nomor 4631985666 an Tio Siu Jiang. Uang yang keluar diambil dengan cara pengambilan ditarik melalui mesin ATM kemudian diberikan kepada karyawan yang membutuhkan uang atau melakukan pembayaran langsung ditransfer ke rekening karyawan;
Terdakwa membuat surat bukti kas keluar yang ditulis secara manual yang berisi pembayaran untuk keperluan apa dan jumlah nominal yang dikeluarkan dengan dilampiri nota pembelian atau nota pembayaran;

Khusus pembelian barang pada bagian maintenance dan pembelian bahan bakar oleh bagian teknisi, harus terlebih dahulu mendapat bukti persetujuan disertai tanda tangan oleh saksi M. Khoiron, lalu seluruh bukti kas keluar dan nota pembelian terkumpul kemudian diajukan ke Direktur Utama yaitu IR. Ernie Gonawan sebagai bahan laporan selanjutnya surat diberikan ke terdakwa sebagai dasar pembuatan pembukuan kas yang namanya buku besar pembantu.

Bahwa hanya terdakwa yang bertindak sebagai pengelola dan pengatur pengeluaran uang kas PT. Ciwipaint Global Indonesia, termasuk mengenai penggunaan ATM dan M-Banking yang bersumber dari Rekening BCA Nomor 4631985666 an Tio Su Jiang .
Bahwa berawal pada bulan November 2022, saksi IR. Ernie Gonawan mencurigai banyaknya pengeluaran kas setiap bulan. Selanjutnya, saksi IR. Ernie Gonawan meminta kepada terdakwa untuk melakukan pengecekan antara bukti kas keluar yang disertai nota pembayaran maupun nota pembelian dengan buku kas perusahaan.

Atas pengecekan tersebut, ditemukan berbagai selisih yang tidak sesuai antara mutasi Rekening BCA Nomor 4631985666 an Tio Siu Jiang sebagai sumber kas dari PT. Ciwipaint dengan buku kas perusahaan yang dibuat oleh terdakwa. Selanjutnya, pada tanggal 05 Desember 2022, kartu ATM dan buku tabungan Rekening BCA Nomor 4631985666 an Tio Siu Jiang diminta oleh saksi Tio Siu Jiang atas perintah saksi IR. Ernie Gonawan yang kemudian diberikan kepada saksi Dekka Olivia dikarenakan terdakwa melakukan pelanggaran perusahaan. Pada saat kartu ATM tersebut ada pada saksi Dekka Olivia di tanggal 07 Desember 2022, salah satu pegawai pada bagian maintenance yaitu saksi Ahmad Chandra membutuhkan uang operasional sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah), kemudian saksi Ahmad Chandra menjelaskan jika mempunyai 2 (dua) rekening yaitu rekening lama dan rekening baru, di mana salah satu rekening yaitu rekening lama dibawa oleh terdakwa.
Bahwa sejak bulan Mei 2022, rekening lama milik saksi Ahmad Chandra yaitu Rekening Tahapan Xpresi Bank BCA 4630141287 dengan saldo tersisa hanya sebesar Rp.30.000,- (tiga puluh ribu rupiah) dibawa oleh terdakwa dikarenakan saksi Ahmad Chandra sudah membuka rekening baru, dan terdakwa meminta rekening lama tersebut dengan alasan akan dipergunakan untuk belanja kebutuhan perusahaan, sehingga atas penguasaan rekening lama tersebut secara menyeluruh dipergunakan oleh terdakwa.
Bahwa selanjutnya saksi Dekka Olivia melakukan pengecekan mutasi rekening koran pengeluaran dari Rekening BCA Nomor 4631985666 an Tio Siu Jiang dan rekening koran Rekening Tahapan Xpresi Bank BCA 4630141287 an Ahmad Chandra pada periode bulan Mei 2022 hingga bulan Desember 2022, dan ditemukan berbagai transaksi yang tidak diperuntukkan untuk kepentingan operasional perusahaan.

Bahwa terdakwa sebagai karyawan di PT. Ciwipaint Global Indonesia pada bagian kasir, mempergunakan uang perusahaan bukan untuk kepentingan operasional dengan cara melakukan transfer sejumlah dana sejak bulan Mei 2022 dari Rekening BCA Nomor 4631985666 an Tio Siu Jiang ke Rekening Tahapan Xpresi Bank BCA 4630141287 an Ahmad Chandra, selain itu melakukan penarikan baik secara tunai maupun debit atau mbanking bukan untuk peruntukkan perusahaan.
Bahwa akibat perbuatan terdakwa, PT. Ciwipaint Global Indonesia mengalami kerugian sebesar Rp.128.085.000,- (seratus dua puluh delapan juta delapan puluh lima ribu rupiah).
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 374 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Dan atau Pasal 372 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. * yhr

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *