Gugatan Sederhana Di Tolak , Pengugat Akan Melakukan Upaya Keberatan Ke Ketua Pengadilan Surabaya

Surabaya,warnakotanews.com
Upaya Anton Yanuarsyah , untuk mendapatkan hak Atas rumah yang dibelinya Rp 650 juta dari Daniel di Babatan Wiyung Surabaya , pada tahun 2020 lalu semakin sulit , Lantaran hakim tunggal PN Surabaya
Menolak dan tidak dapat menerima gugatan sederhana wanprestasi yang dilayangkan Anton , terhadap Samin Cs yang masih menguasai rumah.

Gugatan Sederhana atau wanprestasi tidak di terima oleh Hakim PN Surabaya , Anton Yanuarsyah , melalui kuasa hukumannya akan melakukan upaya keberatan ke ketua Pengadiln Negeri Surabaya,

Anton akan melayangkan permohonan gugatan wanprestasi kepada Samin DKK, Warga Babatan Wiyung Surabaya Lantaran tidak membayar uang sewa rumah sesuai dengan kesepakatan bersama 25 Juta setiap tahun..

Kasus gugatan Wanprestasi ini berawal pada tahun 2020 lalu dimna Anton Yanuarsyah , telah membeli rumah dari Daniel 650 juta di Babatan Tiga Wiyung , namun Anton tidak bisa menempati rumah lantaran pemilik lama Samin DKK tidak bersedia meninggalkan rumah tersebut dengan alasan dirinya tidak pernah menjual rumahnya .

Anton Yanuarsyah membeli rumah dari Daniel pihak ke Tiga, secara resmi melalui IJB atau Ikatan Jual Beli .
Sementara Daniel membeli rumah dari Heri salah satu Ahli Waris,

Sayangnya Anton, pada saat membeli rumah belum dibalik namakan dan masih atas nama pemilik lama , namun semua bukti surat berada ditangannya .ujar Wiwit Kuasa Hukum.

Sementara kuasa hukum tergugat mengungkapkan bahwa dari awal memang gugatan sederhana yang ditujukan kepada kliennya tidak memenuhi unsur , sehingga dalam putusan hakim tidak bisa menerima . Ujar M Shodikin selaku kuasa termohon .* Rhy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *