
Surabaya ,http://warnakotanews com
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur yang baru, Agus Sahat ST, S.H, M.H, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Surabaya. Acara ini bertujuan menyelaraskan kebijakan nasional dalam pelaksanaan program di daerah, sekaligus memberikan petunjuk dan prioritas kerja seragam kepada semua Satuan Kerja (Satker) di Jawa Timur.
”Rakerda ini adalah agenda krusial untuk memastikan setiap satker siap menghadapi tantangan penegakan hukum ke depan. Forum ini juga menjadi ruang evaluasi objektif terhadap kinerja institusi dan kesiapan organisasi,” ujar Agus Sahat.
Rakerda tahun 2025 merupakan tindak lanjut dari Pedoman Jaksa Agung Nomor 1 Tahun 2022 dan Instruksi Jaksa Agung RI Nomor B-191/A/CR.2/11/2025. Fokus acara terletak pada sinkronisasi kebijakan, kesiapan menghadapi penegakan hukum baru – khususnya implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional yang baru – serta penguatan sinergi dengan instansi vertikal dan horisontal.
Acara berlangsung konstruktif, dengan pemaparan capaian kinerja semester I dan prediksi semester II oleh asisten kejati, dilanjutkan presentasi dari perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) tipe A dan B. Pada sesi evaluasi, Kajati memberikan penghargaan kepada satker yang berprestasi selama 2025.
Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya tampil dominan dengan membawa pulang 6 penghargaan, yaitu di bidang: (1) Perdata, (2) Tata Usaha Negara (Datun), (3) Pemulihan Aset, (4) Tindak Pidana Khusus (Pidsus), (5) Intelijen dan Pidana Militer, serta (6) Tindak Pidana Umum (Pidum). Selain itu, Kejari Tanjung Perak juga dinobatkan sebagai Kejari Tipe B Terbaik se-Jawa Timur.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Darwis Burhansyah, S.H, M.H, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterima. ”Terima kasih kepada semua karyawan dan jaksa yang berdedikasi, berkat kerja keras semua pihak membuahkan hasil positif,” ungkapnya.
Darwis mendedikasikan pencapaian tersebut kepada seluruh karyawan dan insan adhiyaksa yang mendukung pelaksanaan tugas dan fungsinya. Ia juga menekankan agar jajarannya tidak cepat puas atau tinggi hati, melainkan menjadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus berbuat lebih baik dalam melayani masyarakat dan menegakkan hukum.* rhy