Surabaya,http://warnakotanews.com

Kota Surabaya terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak. Kali ini, fokusnya tertuju pada peran krusial orang tua, khususnya ayah, dalam membentuk karakter dan mencegah kenakalan remaja.

Melalui program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), Pemerintah Kota Surabaya berupaya memperkuat pondasi keluarga sebagai benteng utama bagi generasi penerus.

Acara SOTH yang berlangsung di Gedung Serba Guna RW 4, Kelurahan Takal, Kecamatan Kenjeran, dihadiri oleh tokoh masyarakat, instansi terkait, dan warga setempat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menekankan pentingnya peran orang tua dalam masa emas perkembangan anak (0-5 tahun), di mana 80% perkembangan terjadi. Beliau mengungkapkan keprihatinan atas tingginya angka kenakalan remaja yang sering berakar dari kurangnya kasih sayang dan interaksi orang tua.

“90% kasus kenakalan anak, mulai dari tawuran hingga penyalahgunaan narkoba, berawal dari kurangnya interaksi orang tua dengan anak,” tegas Wali Kota Eri. Beliau menambahkan, peran ayah sangat vital. Bagi anak perempuan, ayah adalah figur cinta pertama yang membentuk rasa nyaman dan ketahanan diri. Sementara bagi anak laki-laki, ayah menjadi panutan dalam tanggung jawab dan keteladanan.

Wali Kota Eri juga mengingatkan bahaya kebiasaan buruk seperti merokok di rumah dan penggunaan gadget yang berlebihan. “Para ayah jangan merokok di rumah dan segera membersihkan diri setelah pulang kerja sebelum berinteraksi dengan anak,” pesannya. Beliau juga menekankan pentingnya kontrol penggunaan gadget untuk mencegah anak terpapar konten negatif.

Selain itu, Wali Kota Eri juga menyoroti pentingnya komunikasi yang sehat dalam keluarga. “Penting bagi orang tua untuk menjaga lisan dan menghindari saling menyalahkan di depan anak,” imbuhnya.

Program SOTH sendiri terus berinovasi. Tahun ini, program ini menambahkan materi khusus tentang peran ayah, setelah sebelumnya juga menambahkan sekolah untuk anak PAUD. Pemkot Surabaya optimistis, dengan keterlibatan aktif dalam program Child Friendly Cities Initiative (CFCI) bersama UNICEF, Surabaya akan mencapai level Kota Layak Anak (KLA) Paripurna pada tahun 2025.

“Pentingnya peran orang tua, terutama ayah, sangat penting bagi Surabaya dalam mengatasi masalah kenakalan remaja. Pemkot Surabaya berharap melalui SOTH, keluarga dapat menjadi benteng utama dalam membentuk generasi penerus yang berkarakter,” pungkas Wali Kota Eri.

Program SOTH menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Surabaya dalam membangun generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkarakter.* Rhy

 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *