Ahli Waris Kecewa, Diduga Kuat adanya permainan Hukum PN Surabaya.

Surabaya,Warnakotanews.com

Ahli waris Mukelar P. Tilam (alm) selaku penggugat sangat kecewa dengan hasil akhir Putusan dari Sidang gugatan perdata perkara nomor 1217/Pdt.G/2021/PN SBY. Yang terakhir sidang putusan dibacakan melalui E-Court, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya (Senin, 21 November2022) .

Hasil putusan perkara nomor 1217/Pdt.G/2021/PN SBY menunjukkan bahwa adanya dugaan Kuat adanya permainan Hukum di Pengadilan Negeri Surabaya, Fakta dari persidangan tersebut jelas dari bukti-bukti yang dikasih tanda T-III-9, T-III-10, T-III-11 dan T-III-12 yang diajukan oleh pihak tergugat 3 ( Kelurahan Tanah Kali Kedinding ) merupakan peta krawangan desa di dalam Persidangan ditolak oleh Majelis Hakim dikarenakan bukti-bukti tersebut foto Copy dari foto copy yang gak jelas ( kabur ), dan atau bukti-bukti dari foto copy di foto copy, dari pihak tergugat 3 ( kelurahan tanah kali kedinding ) dari semua bukti tersebut sudah diperiksa di persidangan oleh Majelis Hakim disidang tanggal 4 Juli 2022. Dan didalam persidangan sebagaimana ditulis oleh Majelis Hakim pada lembaran bukti bukti tersebut .

Tetapi Alhasil dalam putusan ditulis foto copy sesuai dengan yang aslinya . Yang diuraikan dan putusan di halaman 116 dengan uraian sebagai berikut;
-9. Fotocopy sesuai dengan aslinya buku kerawangan Persil no. 114, diberi tanda bukti T.III-9 .

-10. Fotocopy sesuai dengan aslinya buku kerawangan Persil no. 113, no. 118, dan no. 121, diberi tanda bukti T-III-10 .

-11. Fotocopy sesuai dengan aslinya buku krawangan persil no.112 dan 119, diberi tanda bukti T-III-11 .

-12. Fotocopy sesuai asli buku krawangan persil no.120, diberi bukti T-III-12 .

Ahli Waris selaku pihak penggugat yang didampingi Kuasa Hukumnya Dr.Amatus Sudin,S.H.,M.H., Philipus Rera, S.H dan Reston Tamba, S.H. dari Kantor Hukum Bintang Timur .

Sedangkan dari pihak penggugat mengajukan 33 barang bukti dipersidangan, dari 33 Barang bukti yang di ajukan oleh kuasa hukum penggugat dipersidangan salah satunya menggunakan pembuktian persangkaan UU , jadi ada UU pasal kitab UU hukum perdata dipasal 834.

Dan disitu menegaskan bahwa Ahli Waris berhak atas harta waris, walaupun ada alasan ataupun tidak ada alasan karena ahli waris Mukelar P. Tilam (alm) sudah menguasai obyek tersebut sejak tahun 1930 sebelum dan sesudah kemerdekaan .

Di kediaman salah satu Ahli waris dari Mukelar P. Tilam (alm) jalan Pogot Surabaya saat ditemui awak media menggaku sangat kecewa dengan hasil putusan tersebut diatas, difakta sidang jelas jelas ditolak Hakim, foto copy nya gak jelas (kabur), jelas waris

Dr. Amatus Sudin,S.H.,M.H dan Partners kuasa hukum ahli waris menjelaskan keawak media bahwa Timnya sudah kirim surat per tanggal 3 Januari 2023 ke Pengadilan Negeri Surabaya dengan tembusan kepada Yth ;
– Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur .
– Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia .

Dari surat yang terkirim kuasa hukum ahli waris pertanggal 3 Januari 2023 sampai hari ini belum ada balasan dari pihak Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, sedangkan dari Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur sudah ada balasan ditanggal 19 januari 2023, Jelasnya .

Diwaktu yang berbeda dihalaman Pengadilan Humas PN
Suparno,SH waktu dikonfirmasi terkait dugaan putusan tidak sesuai dengan fakta persidang ( Bukti fotocopy dari foto copy diPutusan tertulis Foto copy dari aslinya ). ” Ya ditanyakan ke bagian Perdata dan langsung ke Majeli Hakimnya,” ujar Suparno Humas PN Surabaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *