Obyek Perkara Tanah Dernawati Dalam Putusan Dianggap Salah Obyek Diduga Go Ferry Korban Administrasi Pemerintah

 

Surabaya ,Warnakotanews.com
Sidang putusan erkara gugatan dengan nomer perkara no 314/Pdt.G/2022/PN.Sby, dengan agenda pembacaan putusan oleh Ketua majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang terdiri Hakim Damanik Rintuah SH MH, Suparno SH MH dan Hkim Slamet SH MH .

Dalam persidangan Pengugat, Tergugat dan turut tergugat hadir dan masing masing di wakilkn oleh kuasanya .

Majelis Hakim memutuskan mengabulkan gugatan Penggugat dengan beberapa Pertimbangan-pertimbangan, yang salah satunya bahwa dengan bukti surat dokumen tanah bekas yasan no Persil 45 kelas D1 dengan luas 200 M2 ( Dua ratus Meter persegi ) mutasi dari buku desa leter C no.13764 yang terletak jl. Sambisari , didesa lontar , kecamatan Sambikerep , kota Surabaya.

Ada beberapa pertimbangan pertimbangan yang di bacakan oleh ketua majelis hakim diantaranya :
bahwa bukti dokumen tanah bekas yayasan sebagian bidang tanah nomor 45 Kelas D I dengan luas ±200 m2 ( dua ratus meter persegi) mutasi Buku Daftar C Desa Lontar No. 13764 yang terletak di dusun Sambisari, Desa Lontar, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya.

Sedangkan tergugat merupakanletah obyek yng disengketakan salah obyek atau letak dimana yang diambil ukur milik bidang tanah Pengugat

Menimbang tergugat 1, tergugat 2 dn tergugat 3 dianggap melawan hukum , dikarenakan bukti bukti harus sesuai dengan riwayat dan asal usul bidang tanah dan tercatat di kantor kelurahan lontar .

Seusai Sidang Setiawan Nugraha Penasehat Hukum Go Ferry saat di temui wartawan mengungkapkan rasa Syukurnya, “Akhirnya dalam Putusan Majelis Hakim tadi telah memberikan Putusan yang seadil adilnya buat Pak Go Ferry,” ucapnya .

“Akhirnya Pengugat Go very akhir Menanggapi dalam putusan hakim tadi , karena Pengadilan telah memberikan putusan seadil adilnya , buat Pengugat ( govery ).

Karena putusan ini Pak Very dibelah haknya karena selam ini dia mencari keadilan dia harus ke kelurahan ,ke BPN dan mengalami jalan buntu , sampai pad suatu ketika tanahnya di depan gerbangya di gembok oleh seseorang
Kami juga mau lapor ke polisi sampai saat ini kasusnya tidak bisa berjalan menunggu putusan gugatan .
Maknya dengan putusan ini kami sngat berterimah kasih pada majelis hakim , semoga ini menjadi titik terang Atas sengketa hak Ats tanah bertahun tahun kita jalani, Ujar Setiawan Nugraha SH.

Perlu diketahui gugatan perkara ini berawal dari diketahuinya Go Ferry yang mau mengajukan sertifikat ke BPN ditolak dengan dasar sudah terbit sertifikat lain yang muncul dari Persil lain .

Dari Persil lain atas surat hak milik Dernawati nomor 843 kelurahan Lontar. Dan dari tergugat juga memiliki dasar tanah dari bekas yasan petok D No.11 Persil 66a kelas D 111, dengan luasan 202 m2. Berdasarkan petok D Persil 66, dengan proses Ajudikasi BPN tahun 1995 .

Obyek yang disengketakan yaitu tanah no Persil 45 kelas D1 dengan luas 200 M2 ( Dua ratus Meter persegi ) mutasi dari buku desa leter C no.13764 yang terletak jl. Sambisari , didesa lontar, kecamatan Sambikerep, kota Surabaya . Dan atau dikaji ulang di buku besar desa kretek leter C ( buku krawangan desa ) disitulah dapat dilihat atas nama kepemilikannya .* Rhy

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *