Surabaya,Warnakotanews.com
Memperingati Hari Antikorupsi sedunia (Hakordia) pada hari ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak membagikan ratusan bunga, Kaos dan stiker kepada pengendara motor dan mobil yang melintas Lampu Merah (BANGJO) di kawasan Jalan Tunjungan Surabaya (depan gedung Siol) itu juga dibagikan ke pengunjung Mall Pelayanan Publik Siola. Jum’at (9/12/2022)

Diketahui, pembagian stiker, kaos dan bunga tersebut melibatkan seluruh jajaran jaksa struktural, jaksa fungsional maupun pegawai Kejari Tanjung Perak.

Hal ini dilakukan sebagai ajakan kepada warga Masyarakat khususnya warga Surabaya untuk menolak korupsi. Ada dua jenis stiker yang berslogan Jawa (Bahasa Jawa) yang dibagikan .

Setiker pertama bertuliskan “Luwih Becik Urip Sak Omine, Ketimbang Urip Mewah Olehe Korupsi” dan atau Setiker kedua bertuliskan “Mangan Sego Karo Terasi, Nek Kerjo Ojo Korupsi”.

Sebelumnya, memperingati Hakordia 2022, Kejari Tanjung Perak mengajak puluhan siswa TK dan SD yang ada di Surabaya Utara mengikuti lomba menggambar.

Kegiatan yang bertema “Bersatu Melawan Korupsi” ini dilaksanakan di Surabaya North Quay Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Jum’at 2 Desember 2022.

Selain lomba mewarnai tingkat TK dan SD, Kejari Tanjung Perak, Ananto juga mengadakan lomba design poster yang diikuti oleh peserta tingkat SMA di Surabaya Utara.

Kepala Kejari Tanjung Perak Aji Kalbu Pribadi menuturkan, tahun ini Kejari Tanjung Perak memperingati Hakordia 2022 dengan berapa kegiatan rutin berupa penindakan berupa evaluasi dan edukasi anti Korupsi, di tingkat SD, SMP, SMA dan Masyarakat.

Untuk design poster sendiri itu untuk lomba lomba anak-anak SMA yang dimulai sejak 28 November sampai 4 Desember, dan diumumkan tanggal 5 Desember 2022.

“Selain Itu, kami juga melakukan pendampingan berupa kegiatan-kegiatan yang ada di Pemkot Surabaya. Birokrasi yang sulit kita bikin permuda, namun tidak menyalahi aturan yang ada,” katanya kepada media.

Terkait penindakan korupsi di kota Surabaya, Kajari Tanjung Perak menyebut sudah melakukan berapa penindakan.

“Ada beberapa penindakan yang sudah kami lalukan. Namun penindakan itu belum dapat kita publikasikan karena masih dalam proses penyelidikan,” pungkasnya.

“Untuk penindakan juga sudah kita lakukan penyidikan, dan saat ini perkaranya sudah di sidangkan,” imbunya.*Rhy

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *