Keren! Gelar Trauma Healing Pasca Gempa, Polres Taput dan Polda Sumut Banjir Apresiasi

Medan, Warnakotanews.com – Upaya Polres Tapanuli Utara dan Polda Sumatera Utara dalam memberikan pemulihan trauma (trauma healing) kepada warga yang terdampak gempa di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Parmonangan disambut positif oleh warga.

Seorang warga Hutatinggi, A. Manalu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Sumut dan Polres Tapanuli Utara yang memberikan bantuan penyembuhan trauma warga setempat akibat gempa bumi.

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan sejak terjadi gempa, Sabtu (1/10), dengan magnitudo 6,0 masyarakat, khususnya anak-anak, sempat mengalami trauma.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ‘trauma healing’, tekanan psikis yang sempat kami rasakan bisa pulih kembali, dan anak-anak kami juga sudah bisa beraktivitas normal dan mengikuti proses belajar di sekolah,” kata dia, Minggu (9/10/2022).

Sebelumnya Polres Tapanuli Utara (Taput) bersama Polda Sumatera Utara melakukan pemulihan trauma (trauma healing) kepada warga yang terdampak gempa di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Parmonangan.

Pemulihan trauma melibatkan Ipda dr Deasy Handayani Purba (personel Polres Tapanuli Utara) dan Jhon Hower Alfredo Sembiring (TKK Sodokkes Polres Tapanulli Utara). Sedangkan tiga personel Bagpsikologi Ro SDM Polda Sumut adalah Ipda Halim Perdana Kusuma, Brigadir Syukri Santoso dan Bripda Rizky Ananda.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi mengatakan, ada 70 warga setempat terdiri atas 30 dewasa dan 40 anak-anak mengikuti pemulihan trauma dengan tingkat menengah dan tinggi.

“Kegiatan diawali dengan melakukan koordinasi dengan pihak posko dan kepala Desa Huta Tinggi menyambangi ke rumah warga yang terdampak bencana aktif (gempa, red.) sekaligus melaksanakan ‘trauma healing’ (penyembuhan trauma) kepada warga setempat,” ucapnya.

Menurutnya petugas memberikan pertolongan pertama kepada warga yang mengalami trauma, menguatkan kondisi psikologis warga yang terdampak bencana alam agar kuat menghadapi musibah.

“Kami juga mengajak anak-anak bermain sekaligus melaksanakan penyembuhan trauma sehingga mereka dapat kembali ceria,” terang AKBP Johanson Sianturi.

Ditambahkan, sebagian masyarakat masih mengalami trauma apabila masuk rumah. Hal ini juga dirasakan anak-anak setempat.

“Tim kesehatan memberikan pemeriksaan kesehatan terhadap masyarakat yang mempunyai keluhan kesehatan akibat gempa bumi,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *