Surabaya warnakotanews.com
Menanggapi pemberitaan yang beredar di sejumlah media online terkait kondisi salah satu korban skandal dugaan penggelapan dana publik berkedok Arisan Meow, saudara M Jaenuri alias Jefan secara resmi menggunakan Hak Jawab untuk meluruskan sejumlah informasi yang dinilai keliru dan menyimpang dari fakta sebenarnya.

Kasus Arisan Meow yang diduga dikelola oleh Mourin Chienci Lintong saat ini memang tengah menyedot perhatian publik Kota Surabaya setelah dilaporkan ke pihak berwajib dengan total estimasi kerugian seluruh korban mencapai Rp 3,5 miliar.

Namun, dalam pusaran informasi tersebut, muncul pemberitaan mengenai kondisi pribadi M Jaenuri yang dinilai berlebihan.

Melalui rilis hak jawab ini, M Jaenuri alias Jefan menyampaikan beberapa poin klarifikasi krusial guna membersihkan nama baiknya dan meluruskan fakta lapangan:
Meluruskan Isu Rawat Inap di Rumah Sakit Jiwa (RSJ)

M Jaenuri membantah narasi yang menyebut dirinya mengalami guncangan jiwa hebat hingga harus diopname atau dirawat inap secara total di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

“Saya meluruskan bahwa memang benar saya sempat mengalami depresi berat akibat memikirkan nasib uang hasil jerih payah saya.

Saya memang berobat ke Rumah Sakit Jiwa, tetapi statusnya hanya berobat jalan (rawat jalan) untuk mengambil obat, bukan dirawat inap atau opname seperti yang diberitakan,” tegas Jefan.
Klarifikasi Masalah Rumah Tangga dan Perceraian
Terkait kabar miring mengenai keretakan domestik akibat jeratan kasus finansial ini, Jefan membenarkan adanya proses perceraian.

Namun, ia meluruskan posisi hukum dari perkara tersebut.
“Mengenai masalah perceraian, faktanya bukan pihak istri yang menceraikan saya, melainkan saya sendiri (M Jaenuri alias Jefan) .

Fakta Angsuran Dana: Sisa Kerugian Rp 28,5 Juta
M Jaenuri mencatat total kerugian nominal yang ia setorkan ke manajemen Arisan Meow adalah sebesar Rp 29 juta. Ia meluruskan bahwa hingga saat ini iktikad pengembalian dari owner arisan baru menyentuh angka yang sangat kecil.

“Saya akui bahwa sudah ada angsuran masuk dari Mourin Chienci Lintong senilai Rp 500 ribu.

Oleh karena itu, sisa piutang atau uang saya yang masih tertahan di sana sampai hari ini berjumlah Rp 28.500.000,” ungkapnya.

Meskipun secara nominal angka tersebut tidak sebesar kerugian yang dialami para korban miliaran lainnya, Jefan menegaskan bahwa uang puluhan juta itu merupakan hasil keringat dan jerih payahnya sendiri yang sangat berharga untuk masa depannya.

Melalui penyampaian hak jawab ini, M Jaenuri berharap pihak redaksi media dapat memuat klarifikasi ini secara berimbang demi menjaga marwah akurasi informasi di mata publik.

Jefan juga berharap agar proses pertanggungjawaban hukum dari pihak pengelola Arisan Meow dapat diselesaikan seadil-adilnya.

“Harapan saya sederhana, semoga urusan hukum dan pengembalian dana oleh Mourin bisa cepat selesai dengan tuntas,” tutup Jefan.

Senada Seirama Mourin saat dikonfirmasi membenarkan bahwa M Jaenuri alias Jefan telah di transfer senilai 500 ribuh . sebagai etika baik untuk membayar . * rhy

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *