
MALANG,warnakotanews.com
Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) berkomitmen menjaga dan merawat integritas seluruh insan peradilan di Indonesia. Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Kejuaraan Tenis Beregu Tingkat Nasional Piala Ketua MA RI 2026 yang digelar di Kota Malang, Jawa Timur, pada 12–16 Juni 2026.
Ketua MA, Sunarto, menegaskan bahwa nilai-nilai olahraga sangat selaras dengan komitmen kerja di lingkungan peradilan.
Olahraga mengajarkan kedisiplinan, kerja keras, tanggung jawab, dan komitmen.”Saya percaya bahwa apabila semangat sportivitas dan integritas dapat terus kami pelihara, maka keluarga besar peradilan Indonesia akan semakin kuat dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” ujar Sunarto saat membuka kejuaraan tersebut, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Sunarto, penanaman nilai-nilai sportivitas ini menjadi modal penting dalam membangun lembaga peradilan yang modern, profesional, dan terpercaya.Diikuti Ribuan PesertaKejuaraan nasional tahun ini mencatat antusiasme yang tinggi.
Sebanyak 1.022 peserta tercatat ikut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini.Para peserta terdiri dari berbagai elemen peradilan, antara lain:Hakim dari seluruh wilayah Indonesia
Aparatur peradilanPegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkungan peradilanSeluruh peserta terbagi ke dalam 71 tim putra dan 52 tim putri yang siap memperebutkan piala bergengsi tersebut.Dorong Solidaritas dan Ekonomi DaerahGubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut hadir dalam upacara pembukaan yang berlangsung di Stadion Gajayana, Malang, pada Jumat (12/6/2026).
Khofifah mengapresiasi ajang ini karena mampu mempererat solidaritas dan persaudaraan nasional di lingkungan peradilan Indonesia.Selain dampak sosial, Khofifah optimistis kejuaraan ini membawa dampak positif bagi perekonomian lokal Malang Raya. Sektor-sektor seperti perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dipastikan ikut bergerak.Ia juga mengajak seluruh kontingen dari berbagai daerah untuk memanfaatkan waktu luang dengan berwisata dan menikmati kekayaan budaya Jawa Timur.”Kami punya TransJatim yang memang eksis melewati beberapa titik strategis wisata di Malang Raya.
Semoga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, sukses, dan penuh keberkahan,” tutur Khofifah.*Rhy