Surabaya,Warnakotanews.com
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, kembali menggelar sidang kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, dengan terdakwa Didik Wahyudi SH,Bin Warsito
DIDIK WAHYUDI, S.H BIN WARSITO( 24 ) warga Jalan Bratang Satu 1-C/14 Rt 02 Rw 06 Kel Ngagel Rejo Kec Wonokromo Surabaya.

Didik Wahyudi pada Selasa, ( 9 Mei 2023 ) didakwa melanggar pasal pengedaran atau pasal menguasai narkotika tanpa hak (Pasal 114 subsider Pasal 112 UU 35 Tahun 2009).

Pada sidang kali ini beragendakan pemeriksaan terdakwa.didik mengakui bahwa dirinya ditangkap hari Senin tanggal 23 Januari 2023 , bertempat di Jl. Tambak Wedi Baru Gang 5, Kel. Tambak Wedi, Kec. Kenjeran Surabaya .

telah melakukan “tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk
dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan
Narkotika Golongan I bukan tanaman yang dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut :
Berawal terdakwa sedang bermain ke
rumah Rohman (DPO) yang beralamatkan di Jl. Tambak Wedi Baru Gang 5, Kel. Tambak Wedi,
Kec. Kenjeran Surabaya,

kemudian Rohman ( DPO ) bercerita kepada terdakwa jika mendapatkan
pesanan narkotika jenis shabu dari Hendra (DPO) sebanyak 1 (satu) gram.

Karena pada saat itu
terdakwa merasa sudah kenal dengan Hendra (DPO), akhirnya terdakwa mau membantu Rohman (DPO) untuk mengantarkan narkotika jenis shabu pesanan Hendra dan
melakukan kesepakatan bertemu di depan Samsat Surabaya Utara yang beralamatkan di Jl. Kedung Cowek
No. 373, Kel. Tanah Kali Kedinding, Kec. Kenjeran Surabaya.

pada saat terdakwa sedang menunggu Hendra (DPO) datanglah Novian dan Wahyu Darmawan Putra selaku anggota Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak guna
melakukan penangkapan terhadap diri terdakwa, lalu pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang
bukti berupa 1 (satu) buah klip plastik kecil yang di dalamnya berisi narkotika jenis shabu dengan bruto
1,46 (satu koma empat puluh enam) gram beserta klip plastiknya yang berada di genggaman tangan sebelah
kiri terdakwa serta 1 (satu) unit HP Merk Redmi warna Hitam dengan nomor XL: 0877-2874-7575 yang
berada di genggaman tangan sebelah kanan terdakwa. Selanjutnya terdakwa beserta barang buktinya dibawa
ke Kantor Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Perak guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara melalui Lembaga Bantuan Hukum Wira Negara Akbar M. Zainal Arifin, S.H., M.H yang didampingi kuasa hukumnya Irma SH dan Imam Setiawan SH , akan melakukan pembelaan secara tertulis . Karena terdakwa sudah mengakui dan menyesali atas perbuatannya .Ujar Irma SH pada awk media .* Rhy

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *