Kurir Narkoba Dituntut Jaksa 8 tahun penjara dan Denda 2 Milyar

Surabaya,Warnakotanews.com
Jaksa Penuntut Umum Kejati Ristra Erna SH , menuntut terdakwa Gatot Mulyono Bin Poniran ( 42 ) warga Jalan Bagong Tambangan dan tinggal / Kost Jl. Wonorejo III Surabaya.

dalam perkara dugaan peredaran narkoba Gatot Mulyono Bin Poniran (
Terdakwa Secara sah bersalah
melakukan tindak pidana “Narkotika”, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika .

Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Gatot Bin Poniran
pidana penjara selama 8 (Delapan) tahun dengan dikurangi selama terdakwa dalam tahanan sementara dan dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan menghukum terdakwa membayar denda sebesar Rp.2.000.000.000,- (dua milyar rupiah) Subsidair selama 3 (tiga) bulan penjara , menyatakan barang bukti disita negara.

hal hal yang meringankan terdakwa berterus terang dan mengakui perbuatannya tak hanya itu terdakwa merupakan tulang punggung keluarga.

Hal hal yang memberatkan, terdakwa tidak mematuhi program pemerintah yaitu memberantas narkoba yang merusak generasi bangsa.

Menurut M .Zainal Arifin dari LBH Wira Negara Melalui kuasa hukumnya Zaferi SH.
Menyampaikan bahwa klien kami terdakwa Gatot Mulyono bin Poniran
sudah mengakui kesalahan dan menyesali perbuatannya.

Atas penyesalannya kami mohon Hakim Majelis untu agend sidang putusan yang kan datang memberikan keringanan . Ujar Zaferi .

Diketahui perkara ini berawal dari informasi masyarakat dan pada tanggal 31 Agustus 2022 bertempat di Jl. Wiyung Gg. II Kota Surabaya.

melakukan tindak pidana Narkotika dan Prekursor Narkotika, tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar,
menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam
bentuk tanaman beratnya melebihi 1 (satu) kilogram.
dengan cara sebagai berikut :
Berawal saksi M. ALFIAN MUZACKY dan saksi BAHRUL GHUFRON, SH. selaku anggota polisi
BNNP Jawa Timur mendapat informasi dari masyarakat adanya tindak pidana narkotika di daerah
pintu masuk Jl. Wiyung Gg. II Surabaya. Selanjutnya saksi M. ALFIAN MUZACKY dan saksi BAHRUL
GHUFRON, SH. bersama tim melakukan penyelidikan dan menuju lokasi. Bahwa saksi M. ALFIAN
MUZACKY dan saksi BAHRUL GHUFRON, SH. melihat seorang laki-laki mengendarai sepeda motor
Honda Scoopy warna coklat hitam Nopol. L-4642-JY meletakkan bungkusan di sebuah pot bunga di
pintu masuk Gg. II Jl. Wiyung Surabaya, dan laki-laki tersebut adalah saksi WAHYU FIRMANSYAH
Bin BUDI HARTONO. Kemudian saksi WAHYU FIRMANSYAH menelpon seseorang dan selanjutnya
pergi dari lokasi. Kemudian saksi M. ALFIAN MUZACKY dan saksi BAHRUL GUFRON, SH. berpencar,
dimana saksi M. ALFIAN MUZACKY bersama tim yang tersisa menunggu di tempat dan saksi
BAHRUL GUFRON, SH. mengikuti saksi WAHYU FIRMANSYAH yang meninggalkan tempat dari
lokasi. Tidak berapa lama kemudian datang seorang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor
Yamaha Mio Soul GT warna Silver Nopol. L-6267-CO mengambil bungkusan di pot bunga pintu
masuk Gg. II Jl. Wiyung Surabaya, lalu laki-laki tersebut pergi dan laki-laki tersebut adalah M. ALFIAN Muzaki bersama tim yang tersisa

mengikuti terdakwa GATOT MULYONO sampai di rumah kos Jl. Wonorejo Gg. III Surabaya, sesaat
terdakwa GATOT MULYONO masuk ke dalam kamar kos nya saksi M.

ALFIAN MUZACKY bersama
tim menangkap terdakwa GATOT MULYONO dan mengamankan barang bukti dengan melakukan
penggeledahan dan ditemukan 1 (satu) poket narkotika jenis sabu dengan berat brutto 15,15 (lima
belas koma lima belas) gram atau berat netto + 14,784 gram yang dibungkus oleh plastik klip di
saku celana sebelah kanan terdakwa GATOT MULYONO, 1 (satu) unit timbangan digital dan 1
(satu) alat hisap shabu (bong) yang berserakan di lantai kamar kos, 1 (satu) buah HP warna hitam
merk Samsung A12 dengan nomor telepon 081359598767 dan 08815524918 sebagai sarana
komunikasi serta 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna silver Nopol. L-6267-CO.* Rhy

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *