Surabaya, warnakotanews.com

Sidang putusan dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Gunawan Tri Budiono di ruang sidang Kartika PN Surabaya
Kamis, ( 06/ 10 / 2022 ).

Dari agenda sidang sebelumnya bahwa Anang Yohari membeli satu poket sabu seharga Rp.500 ribu ke Imam (DPO) melalui via telepon. Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak Pidana penyalagunaanNarkotika jenis sabu, sebagaimana diatur Pasal 127 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam Amar Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Gunawan Budi Tri Budiono di PN ( Pengadilan Negeri ) Surabaya mengatakan bahwa, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak Pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu, sebagaimana diatur sesuai dengan Pasal 127 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan menjatuhkan Pidana penjara terhadap terdakwa dengan Pidana penjara selama 2 tahun.

Dari putusan tersebut, terdakwa melalui Penasehat Hukumnya Drs .Victor Sinaga SH menerima. “Kami terima yang mulia,” kata Victor.

Sama halnya dengan JPU (Jaksa Penuntut Umum ) Suparlan SH , sebagai jaksa pengganti menyatakan menerima putusan tersebut. Yang berdasarkan surat dakwaan dari ( JPU)Jaksa Penuntut Umum Nurhayati dari Kejaksaan Negeri Surabaya.

Terdakwa menghubungi Imam (DPO) untuk membeli satu poket sabu seharga Rp.500 ribu, Bahwa berdasarkan informasi yang didapat kemudian saksi Nanang Rudianto SH.,dan Ifit Karimudin anggota Polisi SH.,dan Ifit Karimudin anggota Polisi menangkap terdakwa, atas informasi masyarakat, pada hari Jumat, 20 Mei 2022, sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Bronggalan II Surabaya dan setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti satu poket sabu seberat 0,40 gram, pipet kaca berisi sabu seberat 3,16 gram, pipet kaca sisa sabu dengan berat 0,70 gram dan satu Handphone.

Atas perbuatan terdakwa tersebut JPU Nurhayati mendakwa dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan menuntut terdakwa dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan Pidana penjara selama 3 tahun penjara. * Har

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *